Pengembangan Aplikasi Asesmen Digital Berbasis Kearifan Lokal Suku Dayak untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran
DOI:
https://doi.org/10.57216/pah.v21i2.24Keywords:
Aplikasi; Asesmen Digital; Suku DayakAbstract
Penelitian ini mengembangkan Aplikasi Asesmen Digital Berbasis Kearifan Lokal Suku Dayak untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui pemberdayaan nilai-nilai budaya dalam penilaian. Latar belakangnya mencakup lemahnya integrasi kearifan lokal Dayak dalam instrumen asesmen dan rendahnya motivasi siswa dalam pembelajaran kontekstual.Tujuan penelitian adalah menghasilkan aplikasi asesmen digital yang valid, praktis, dan efektif, serta mampu mengukur hasil belajar siswa dalam ranah kognitif dan identitas budaya.Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan Borg & Gall. Tahapan meliputi analisis kebutuhan (melalui wawancara dengan guru dan tokoh adat), perancangan item penilaian yang dirancang agar mencerminkan nilai seperti handep, harmoni dengan alam, dan motif ukir sesuai sub-suku Dayak setempat, pengembangan prototipe aplikasi, uji coba ahli (expert review), dan implementasi praktek di tiga sekolah dasar di Kalimantan Selatan. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, angket praktik guru/siswa, dan desain eksperimen kuasi (pre‑test/post‑test dengan kelompok kontrol). Hasil validasi ahli menunjukkan rata‑rata skor kelayakan > 90%, sedangkan uji kepraktisan guru dan siswa memperoleh skor > 85%: kategori "sangat praktis". Efektivitas aplikasi terbukti dengan nilai N‑Gain rata‑rata 0,76 hingga 0,84 pada kapabilitas pemahaman konsep dan dimensi budaya lokal—meningkat secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol. Simpulan utama menyatakan bahwa menghadirkan asesmen digital yang dipadu nilai-nilai kearifan lokal dapat memperkaya pedagogi, memperkuat identitas lokal, dan meningkatkan pencapaian akademik. Disarankan aplikasi ini dikembangkan lebih lanjut dengan modul interaktif pelestarian bahasa Dayak, portofolio peserta didik, serta integrasi kurikulum nasional Merdeka.
Downloads
References
Afifah, N. A., Erwina, W., & Rohman, A. S. (2020). Peran tenaga perpustakaan dalam mewujudkan keberhasilan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SD Negeri 02 Rajamandala. Jurnal Pustaka Budaya, 7(2), 105–112. https://doi.org/10.31294/jpb.v7i2.7892
Andriyani, D., & Susanto, H. (2022). Pengembangan aplikasi asesmen digital berbasis Android pada mata pelajaran IPA untuk siswa SD. Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(1), 20–30. https://doi.org/10.21009/jtp.v10i1.23411
Arifah, R., & Wulandari, S. (2021). Integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam kurikulum sekolah dasar: Sebuah tinjauan konseptual. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 210–221. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i2.41023
Azizah, F., & Mahfud, C. (2019). Peran budaya lokal dalam pengembangan kurikulum berbasis karakter di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 24(3), 257–266. https://doi.org/10.24832/jpnk.v24i3.1293
Firmansyah, D., & Lestari, M. (2020). Penggunaan aplikasi pembelajaran berbasis budaya lokal dalam meningkatkan literasi siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 145–155. https://doi.org/10.15294/jpd.v11i2.27911
Hamid, R., & Saputra, H. (2021). Evaluasi pembelajaran digital dengan pendekatan kearifan lokal: Studi pada siswa SD di daerah pedalaman. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 18(2), 98–107. https://doi.org/10.21831/jptk.v18i2.39277
Hendrawan, A., & Kurniawati, D. (2022). Validitas dan kepraktisan aplikasi asesmen berbasis Android dalam pembelajaran matematika SD. Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 13(1), 45–54. https://doi.org/10.20884/1.jmp.v13i1.24521
Indrayana, B., & Pratiwi, D. (2021). Kearifan lokal sebagai pendekatan pembelajaran kontekstual untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 6(1), 67–75. https://doi.org/10.33369/jpdn.v6i1.17321
Kusumawati, D., & Rohmat, T. (2023). Pengembangan aplikasi evaluasi pembelajaran tematik berbasis budaya lokal. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 10(2), 123–133. https://doi.org/10.21831/jitp.v10i2.49211
Mulyani, A., & Nugraha, R. (2022). Pengaruh asesmen digital terhadap hasil belajar siswa SD selama pembelajaran daring. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(1), 32–41. https://doi.org/10.23887/jpdi.v7i1.38342
Puspitasari, A., & Rizal, M. (2023). Perancangan aplikasi asesmen berbasis android untuk pembelajaran tematik di sekolah dasar. Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, 5(2), 56–63. https://doi.org/10.21009/jtik.v5i2.41235
Rahmawati, Y., & Hidayat, R. (2019). Integrasi nilai-nilai lokal dalam kurikulum 2013: Peluang dan tantangan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 25(2), 147–157. https://doi.org/10.17977/um048v25i2p147-157
Ramadhan, F., & Nurhayati, I. (2020). Aplikasi penilaian digital berbasis karakter lokal untuk sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 4(1), 22–30. https://doi.org/10.21009/jppd.v4i1.21223
Sari, R. M., Lestari, R., & Putri, Y. M. (2021). Pengembangan media pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal Minangkabau untuk siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 34–45. https://doi.org/10.23887/jipd.v8i1.33476
Yuliana, R., & Nugroho, S. E. (2020). Asesmen autentik berbasis nilai-nilai budaya lokal dalam pembelajaran tematik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 7(2), 123–134. https://doi.org/10.36709/jppd.v7i2.12234
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Helmi, Holten Sion, Femmy, Simpun, Nyoto, Diplan, M. Rezeki, Maneka Ciciana, & Endang Handayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



