Pengembangan Bahan Ajar Keragaman Budaya Kelas V Berbasis Local Wisdom Palembang Berbentuk Digital Pop-Up Book

Authors

  • Yonada Viossa Kisda* UIN Raden Fatah Palembang
  • Nurlaeli UIN Raden Fatah Palembang
  • Miftahul Husni UIN Raden Fatah Palembang
  • Yulia Tri Samiha Siti UIN Raden Fatah Palembang
  • Fatimah UIN Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.57216/pah.v21i2.29

Keywords:

ADDIE, Keragaman Budaya, Local Wisdom, Merdeka Curriculum, Pop-Up Book Digital

Abstract

Bahan ajar konvensional gagal melibatkan siswa SD memahami keragaman budaya, khususnya kearifan lokal Palembang dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar berbasis digital pop-up book tentang keragaman budaya untuk Pendidikan Pancasila kelas V. Menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, populasi adalah siswa SDN 136 Palembang (127 siswa kelas V), sampel purposif meliputi 3 ahli, 1 guru, dan 6 siswa untuk validasi dan uji small group. Instrumen berupa kuesioner skala Likert; analisis data menggunakan konversi persentase dan kriteria kelayakan Arikunto. Hasil menunjukkan validitas tinggi (materi: 90%, media: 94,28%, bahasa: 92,5%) dan kepraktisan (guru: 100%, siswa: 95,33%), semuanya kategori "sangat layak." Digital pop-up book efektif mengintegrasikan elemen lokal seperti Rumah Limas. Kesimpulannya, produk menjadi alat inovatif praktis yang meningkatkan apresiasi budaya dan keterlibatan siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (n.d.). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Banks, J. A. (2020). Multicultural education: Issues and perspectives (10th ed.). Wiley.

Banks, J. A., et al. (2022). An introduction to multicultural education (6th ed.). Pearson.

Branch, R. M. (2024). Instructional design: The ADDIE approach. Springer.

Hamzah, M. (2021). Kearifan lokal Palembang dalam pendidikan multikultural. Jurnal Pendidikan Lokal, 15(2), 45-60.

Hidayati, N. (2025). Tantangan pembelajaran Pancasila di era digital. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(1), 20-35.

Kemdikbud. (2023). Survei nasional apresiasi budaya siswa SD. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Lubis, A., et al. (2024). Model ADDIE dalam R&D tematik SD. Jurnal Pengembangan Pendidikan, 8(3), 112-125.

Nugrahaeni, Y. R., et al. (2023). Pengembangan media pop-up book berbasis budaya Papua Barat. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2), 150-165.

OECD. (2025). Education at a glance 2025: OECD indicators. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/eag-2025-en

Pandiangan, S. A., et al. (2024). Pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk profil pelajar Pancasila. Jurnal Kurikulum Merdeka, 5(1), 78-92.

Putri, A. (2023). Efektivitas pop-up book pada IPS kelas IV. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 7(4), 200-215.

Ramlah, S. (2025). Integrasi local wisdom di SDN Palembang. Jurnal Pendidikan Lokal, 11(1), 30-45.

Sahara, N. (2022). Validitas pop-up book digital keragaman Sumatera Utara. Jurnal Media Pembelajaran, 9(2), 88-102.

Sekarsari, R. (2025). Disparitas prestasi keragaman budaya di Palembang. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 12(1), 55-70.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian & pengembangan (Research and Development). Alfabeta.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

UNESCO Institute for Statistics. (2021). Global education monitoring report: Non-state actors in education. UNESCO.

Wiguna, A. (2024). Kepraktisan bahan ajar berbasis web kelas V. Jurnal Teknologi Pendidikan, 6(2), 134-148.

Downloads

Published

2025-10-01

How to Cite

Kisda, N. V., Nurlaeli, Husni, M., Siti, Y. T. S., & Fatimah. (2025). Pengembangan Bahan Ajar Keragaman Budaya Kelas V Berbasis Local Wisdom Palembang Berbentuk Digital Pop-Up Book. Pahlawan: Jurnal Ilmu Pendidikan-Sosial-Budaya, 21(2), 457–465. https://doi.org/10.57216/pah.v21i2.29

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.